Home » Blog » Pengertian Investasi Yang perlu di Mengerti

Salah satu cara terbaik untuk membangun kekayaan dengan cepat dan bekerja demi mencapai kebebasan finansial adalah dengan berinvestasi. Dengan berinvestasi, anda mengambil keuntungan dari bunga majemuk dan menyuruh uangmu bekerja untuk anda dari waktu ke waktu.

Investasi tidak harus menjadi sesuatu yang rumit atau mahal. Selama beberapa tahun terakhir, alat-alat baru telah bermunculan yang dapat membantu anda mempelajari lebih lanjut tentang investasi dan memulainya dengan mudah. Anda dapat mulai berinvestasi dengan jumlah yang relative lebih kecil, dan bahkan mengatur rencana investasi yang dapat menempatkan sarang telurmu secara otomatis.

  • Apa Itu Investasi?

Investasi adalah cara menempatkan uang agar bekerja untuk anda. Anda menawarkan uang kepada entitas lain yang menggunakannya untuk beberapa keuntungan. Sebagai imbalan atas sumber daya finansial anda, perusahaan, organisasi, individu, atau pemerintah memberikan kesempatan bagi anda untuk dibayar dengan lebih daripada dana yang awalnya telah anda masukkan ke dalamnya.

Saat mulai berinvestasi, ini adalah ide yang sangat baik untuk memulainya dengan dasar-dasar. Dibawah ini adalah beberapa jenis investasi yang paling umum, yaitu:

  1. Saham

Anda memiliki kesempatan untuk membeli sebagian kecil dari sebuah kepemilikan perusahaan. Jika perusahaan tersebut menjadi lebih berharga, harga sahamnya semakin meningkat. Jika anda memutuskan untuk menjual saham anda pada saat itu, anda dapat menyaksikan keuntungan yang solid.

  1. Obligasi

Dengan obligasi, anda meminjamkan uang kepada sebuah perusahaan, organisasi, atau pemerintah. Anda seharusnya menerima kembali jumlah modal awal, ditambah lagi anda akan menerima bunga; mirip dengan bagaimana anda membayar bunga kepada pemberi pinjaman saat anda meminjam uang.

  1. Reksa dana

Bila anda berinvestasi didalam reksa dana, anda berinvestasi dalam porsi kecil dari segala sesuatu yang tercantum didalam dana. Dana yang dibuat berdasarkan berbagai prinsip. Anda dapat menemukan dana yang diinvestasikan dalam kelompok saham atau obligasi dengan karakteristik yang sama, seperti pertumbuhan yang tinggi, partisipasi dalam sector tertentu (seperti kesehatan atau utilitas), atau ukuran perusahaan. Ada juga kemungkinan untuk menemukan jenis tertentu dari reksa dana yang disebut dana indeks, yang berfokus pada investasi pada indeks tertentu seperti Dow, S&P 500 atau Russell 2000.

Ada investasi jenis lainnya, termasuk real estate, komoditas, mata uang dan derivatif. Tetapi untuk pemula, sangat masuk akal untuk memulainya dengan saham dan obligasi, terutama jika anda menggunakan mitra yang telah saya anjurkan.

Saat anda menjadi sangat nyaman dengan investasi dan saat anda mempelajari lebih banyak tentang investasi yang bereda dan bagaimana kinerjanya, anda daapt menambahkan lebih banyak lagi ke dalam portofoliomu.

  • Bagaimana Dengan Resiko Kerugian ?

Setiap kali anda berinvestasi, sangat penting untuk memahami resiko kerugian. Setiap kali anda memasukkan uangmu ke dalam sebuah investasi, ada kemungkinan anda akan menderita kerugian didalamnya.

Misalnya, didalam saham, ada resiko dimana perusahaan tidak akan melakoninya dengan baik. Bukannya nilai harga saham semakin meningkat, disini selalu ada kemungkinan bahwa nilainya akan menurun dan anda akan menderita kerugian yang besar.

Saat berbicara mengenai obligasi, anda menjalankan resiko perusahaan pada hutang. Anda bisa kehilangan sebagian nilai dari investasi awalmu selain kehilangan potensi keuntungan di masa depan.

Salah satu alasan dari banyaknya pemula yang memilih reksa dana – khususnya dana indeks – dikarenakan mereka dapat membantu mengelola beberapa resiko. Daripada mencoba untuk memilih saham atau obligasi yang “benar”, anda berinvestasi dalam berbagai hal. Jika anda kehilangan beberapa posisi, hal tersebut tidak benar-benar menghancurkan portofoliomu karena masih ada investasi lain yang membuat perbedaan.

Dana indeks dapat sangat menarik bagi beberapa pemula (dan juga bagi investor veteran) karena mereka focus pada bagian pasar yang jauh lebih luas. Seiring berjalannya waktu, sebagai keuntungan pasar, pengindeks memiliki kesempatan di depan, terlepas dari apa yang terjadi pada satu saham individu atau obligasi.

Namun mengertilah, bahwa ada resiko dalam setiap tindakan yang anda pilih. Jika anda memutuskan untuk menabung uangmu di rekening bank yang “aman”, anda tidak akan mendapatkan banyak kepentingan. Bahkan, ada kesempatan baik seperti penghasilan dimana tidak akan cukup untuk memungkinkan anda mencapai kebebasan finansial di kemudian hari. Dengan rendahnya tingkat pengembalian dan inflasi, dapat memiliki dampak dan anda bahkan mungkin menderita kerugian secara riil jika anda bergantung pada rekening tabungan – dan bukan pada investasi.

Hati-hati saat mempertimbangkan pilihan dan finansial anda sebelum berinvestasi. Pikirkan tentang jenis-jenis resiko yang dapat anda tangani dan investasi mana yang lebih mungkin untuk memenuhi tujuan anda di masa depan kelak.

Itu mungkin untuk memulai investasi dengan nilai paling minim US$ 100/bulan jika anda membuka akun dengan mitra yang saya rekomendasikan yaitu Betterment. Kunci untuk memulainya saat anda tidak memiliki modal besar adalah dengan menggunakan metode yang disebut “Dollar-Cost Averaging”. Dengan metode ini, anda secara otomatis menginvestasikan sejumlah uang setiap bulannya. Tergantung pada harganya, uangmu akan membeli saham lebih banyak atau lebih sedikit.

Anda membangun portofoliomu dengan saham dari waktu ke waktu, secara konsisten didalam investasi. Secara jangka panjang, ini bisa menjadi cara yang otomatis mengambil keuntungan dari tingkat pengembalian bunga majemuk. Jika anda membiarkan uangmu didalam portofolio tersebut, anda memiliki kesempatan yang baik untuk keluar ke depan karena pasar saham belum pernah kalah dalam jangka waktu 25 tahun. Dollar-Cost Averanging merupakan metode terbaik bagi mereka yang berencana untuk berinvestasi di indeks reksa dana, dan memiliki sejumlah modal kecil untuk memulainya.

Saat anda memperoleh uang lebih banyak, anda dapat meningkatkan jumlah investasimu setiap bulannya. Dan juga, saat anda merasa nyaman saat berinvestasi, anda dapat membangun cabang dengan berbagai jenis investasi yang mungkin lebih baik dalam membantumu mencapai tujuan yang diimpikan.

Comments are closed.